PEGERTIAN
BISNIS
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang
menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan
laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar
busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun
masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang
mendatangkan keuntungan. Dalam ekonomi kapitalis, di mana kebanyakan bisnis
dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan
meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis
mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau capital yang mereka
berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya
bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya
atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, di mana bisnis
besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat
pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan di mana
seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan
keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan,
tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan
usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan
mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada
sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan
yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas
penyedia barang dan jasa. Namun definisi "bisnis" yang tepat masih
menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.
MANFAAT
BISNIS
1. Memperoleh Penghargaan/Pengakuan Penghargaan ataupun
pengakuan dapat diperoleh dengan berbisnis. Dengan adanya bisnis yang berhasil
dan tumbuh dan berkembang serta memberikan dampak positif kepada masyarakat
akan memberikan anda pengakuan positif dari masyakat itu sendiri.
2. Kesempatan Untuk Menjadi Bos bagi DIRI SENDIRI Kapan lagi
anda dapat menjadi bos untuk diri sendiri kalau bukan di bisnis yang anda
rintis dan buat sendiri. Dengan berbisnis, anda akan menjadi penentu dan
pemimpin dari bisnis anda. Besar kecilnya bisnis anda ditentukan oleh kemampuan
anda menjadi bos.
3. Menggaji diri sendiri Enak bukan, anda tentukan penghasilan
anda sendiri. Itulah manfaat membangun bisnis anda. Jumlah penghasilan dan juga
sumber penghasilan anda, anda yang tentukan.
4. Atur Waktu Anda Sendiri Jam kerja anda, anda yang atur.
Itulah manfaat berbisnis yang keren. Bila anda jadi PNS, jam kerja anda
haruslah sesuai dengan permintaan pemerintah. Bila anda menjadi pebisnis, jam
kerja menjadi lebih fleksibel. Bila anda lebih ingin bersantai, dengan
penghasilan bisnis yang naik, anda dapat merekrut pegawai untuk menggantikan
anda.
5. Masa Depan yang lebih cerah. Masa depan anda, bisa
dikatakan anda yang atur, semakin anda gigih dan semangat berbisnis, anda akan
memiliki masa depan yang lebih cerah.
TUJUAN BISNIS
Setiap bisnis atau perusahaan berusaha mengolah
bahan untuk dijadikan produk yang dibutuhkan oleh konsumen, produk dapat berupa
barang atau jasa.Tujuan perusahaan membuat produk adalah untuk mendapatkan
laba, yakni imbalan yang diperoleh oleh perusahaan dari penyediaan suatu produk
bagi konsumen. Pada umunya tujuan di dirikannya bisnis atau perusahaan tidak
hanya profit oriented semata, namun secara keseluruhan. Tujuan didirikannya
perusahaan meliputi :
1.
Profit
2.
Pengadaan barang atau
jasa
3.
Kesejahteraan pemilik
faktor produksi dan masyarakat
4.
Full employment
5.
Eksistensi perusahaan
dalam jangka panjang
6.
Kemajuan atau
pertumbuhan
7.
Prestise dan prestasi
PENGERTIAN BISNIS PROPERTI
Pengertian Bisnis Properti Tujuan Investasi dan
Strategi bisnis adalah pertukaran barang, jasa, atau uang yang saling
menguntungkan atau memberikan manfaat. Sedangkan perusahaan bisnis adalah suatu
organisasi yang terlibat dalam pertukaran barang, jasa atau uang untuk
menghasilkan keuntungan.Properti adalah berkaitan dengan lahan (tanah), hunian,
jenis bangunan perkantoran dan jenis bangunan untuk perdagangan (komersial).
Jadi bisnis properti dapat diartikan sebagai kegiatan pertukaran barang, jasa
atau uang yang berkaitan dengan lahan, hunian, bangunan perkantoran danbangunan
komersial. Memulai usaha bisnis property di karenakan adanya peluang pada
bidang usaha tersebut dan ketertarikan pada keuntungan yang diharapkan dari usaha ini. Sebelum
melangkah menjalankan bisnis properti diperlukan untuk menjajaki layak tidaknya
usaha tersebut dijalankan. Hal-hal yang perlu ditinjau untuk menilai kelayakan
usaha tersebut antara lain peninjauan terhadap aspek pasar dan pemasaran, aspek
teknis dan teknologi, aspek organisasi dan manajemen, serta aspek ekonomi dan
keuangan. Selanjutnya setelah dapat dinilai bahwa bisnis properti ini layak
untuk dijalankan maka dapat diputuskan untuk menjalankan usaha tersebut melalui
suatu kebijakan.
Ibrahim, dalam bukunya Studi Kelayakan Bisnis
(2003), menyatakan bahwa faktor-faktor yang perlu diuraikan dalam aspek teknis
dan teknologi adalah yang menyangkut lokasi/proyek yang direncanakan, sumber
bahan baku, jenis teknologi yang digunakan, kapasitas produksi, jenis dan
jumlah investasi yang diperlukan disamping membuat rencana produksi selama umur
ekonomis proyek. Sedangkan aspek organisasi dan manajemen, yang perlu diuraikan
adalah bentuk kegiatan dan cara pengelolaan dari gagasan usaha/proyek yang
direncanakan secara efisien. Apabila bentuk dan cara pengelolaan telah
ditentukan, selanjutnya disusun bentuk
organisasi yang cocok dan sesuai untuk menjalankan kegiatan tersebut. Adapun
aspek ekonomi dan keuangan yang perlu dibahas antara lain menyangkut perkiraan
biaya investasi, perkiraan biaya operasi dan pemeliharaan, kebutuhan modal
kerja, sumber pembiayaan, perkiraan pendapatan dan perhitungan kriteria
investasi. Selain dari pada itu perlu
ditampilkan perhitungan 12 break even
point beserta pay back period, proyeksi
laba/rugi, proyek sialiran kas dan dampak proyek terhadap perekonomian
masyarakat secara keseluruhan.
Tujuan Bisnis Properti Secara umum ada beberapa tujuan yang
ingin dicapai dalam bisnis tujuan bisnis adalah :
1.
Mencari keuntungan/profit.
2.
Mempertahankan kelangsungan
hidup perusahaan.
3.
Pertumbuhan perusahaan
dan
4.
Tanggung jawab sosial.
Bisnis Properti adalah salah satu bagian
dari kegiatan bisnis, sehingga disini dapat dikatakan bahwa tujuan bisnis
tersebut diatas juga merupakan tujuan dalam bidang bisnis properti. Disamping
itu di bidang perumahan dan permukiman ada yang dilaksanakan dimana lebih
menitik beratkan pada mengemban misi sosial, seperti yang dilaksanakan oleh
pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah dengan penerapan
subsidinya atau pembangunan perumahan
dan permukiman yang dilaksanakan oleh lembaga sosial masyarakat
(misalnya lembaga keagamaan atau lembaga sosial non profit) untuk menanggulangi
masalah perumahan dan permukiman akibat adanya bencana alam seperti tsunami,
gempa bumi, banjir dan sebagainya. Sehingga dengan demikian misi sosial juga
merupakan salah satu tujuan didalam bisnis properti, jadi dapat dikatakan bahwa tujuan bisnis
properti adalah mencari keuntungan/profit, mempertahankan kelangsungan hidup
perusahaan, pertumbuhan perusahaan, tanggung jawab sosial terhadap produk yang
dihasilkan dan mengemban misi sosial. Sehubungan penelitian ini menitik
beratkan peninjauan terhadap faktor bisnis, maka pembahasan yang dilakukan di dalamnya
tidak membahas masalah faktor sosial. Jenis Investasi Dalam Bisnis Properti Secara
umum jenis investasi dibidang properti
dapat dikategorikan dalam beberapa jenis, antara lain adalah lahan (tanah), hunian (residensial), jenis bangunan
perkantoran, serta jenis bangunan untuk perdagangan (komersial). (Marlina dan
Sastra M., dan 2005).Jenis investasi lahan (tanah) terkait dengan jual beli
lahan (tanah) kosong yang diperjual belikan
atau lahan kosong beserta bangunan diatasnya atau berupa tanah kavling yang
sudah matang siap bangun yang berada pada suatu lingkungan yang sudah dilengkapi
dengan prasarana dan sarana seperti jaringan jalan, drainase, listrik, air
bersih dan telephon dimana setelah bangunan didirikan jaringan tersebut siap
untuk dilakukan penyambungan ke rumah tersebut. Sedangkan jenis investasi
hunian (residensial) adalah terkait dengan jual beli hunian/rumah yang sudah terbangun, dimana kondisi dari
lingkungan yang disediakan lebih lengkap prasarana dan sarananya termasuk
adanya fasilitas umum dan fasilitas sosial yang telah ditetapkan dalam site
plannya. Investasi dibidang properti dewasa ini mengalami perkembangan yang
cukup pesat terkait dengan tingginya kebutuhanakan hunian. Kebutuhan akan
perumahan tidak hanya dikembangkan dalam tipe sederhana saja tetapi lebih
dikembangkan pada tipe menengah dan mewah. Hal ini menunjukkan bahwa pengusaha
besar dibidang properti memiliki pandangan terhadap kondisi perekonomian secara
umum dalam kondisi semakin membaik, sehingga besarnya investasi dibidang ini
memiliki pengaruh yang besar pula untuk mendorong bergairahnya pengembangan
bisnis properti dimasa mendatang.
Strategi Bisnis
Properti
Strategi bisnis properti merupakan suatu cara bagaimana
untuk mencapai tujuan bisnis properti yang telah ditetapkan. Untuk mencapai
tujuan tersebut perusahaan harus memiliki kompetensi kinerja yang baik dalam
pengelolaan perusahaan dan dalam melaksanakan pembangunan proyek-proyeknya
sehingga dapat ditangani dengan efisien, yang selanjutnya perusahaan mampu
menerapkan strategi harga yang sesuai (reasonable). Keberhasilan dalam
mengelola bisnis dan diperhitungkan eksistensinya diantara para pesaing dalam
bisnis serta dapat menang dalam persaingan, diperlukan suatu keunggulan
manajemen secara menyeluruh baik di bidang sistem pengelolaan investasi, sistem
pelaksanaan pembangunan, sistem
pengendalian biaya, sistem kerja sama dan sistem pemasaran yang diterapkan.
Sebagai contoh, pada bisnis perumahan dan permukiman salah satu strategi yang
diterapkan adalah menyediakan perumahan beserta kelengkapan sarana dan
prasaranafisik penunjang operasional yang lainnya, misalnya adanya club house,
open space, jogging track, tennis court, golf area dan sebagainya, dengan
adanya fasilitas tersebut tentunya akan lebih mempermudah dalam
penjualan/pemasarannya, serta dapat dinilai pantas memasang harga yang mahal
oleh sasaran konsumen.Dalam mengelola investasi diperlukan kejelasan tentang
perkiraan investasi yaitu jumlah dan jenis investasi apa saja yang diperlukan
untuk merencanakan kegiatan usaha/proyek yang akan dikerjakan, yang selanjutnya
diadakan perhitungan untuk menilai layak atau tidaknya usaha/proyek yang
dikembangkan. Adapun untuk menilai layak
atau tidaknya usaha/proyek yang dikembangkan perlu memperhatikan perkiraan
investasi, modal kerja, biaya operasi dan pemeliharaan, serta perkiraan
pendapatan yang akan diperoleh dalam investasi tersebut. Pemasaran adalah salah
satu aspek yang sangat menentukan keberhasilan dari suatu bisnis, sebuah
gagasan usaha yang direncanakan meskipun
telah layak (feasible) secara aspek teknis, manajemen, keuangan dan lingkungan
untuk dilaksanakan, akan menjadi sia-sia apabila tidak bisa memasarkan atau
menjual produk yang dihasilkan. Maka dari itu aspek pemasaran harus
benar-benar bisa menjelaskan secara baik
dan realistis tentang kondisi masa lalu maupun prospeknya di masa yang akan
datang, serta dapat melihat berbagai peluang dan kendala yang mungkin akan
dihadapi.
Jenis-jenis Bisnis Properti Trisula
Groups Entrepreneur Training for
success
Bisnis Entrepreneur
24
Prinsip Miliarder yang Mencerahkan by Tung Desem Waringin
1. Membuat
Nilai Tambah.
2. Faktor Kali.
3. Peluang Ada
Di Mana-Mana.
4. Be, Do,
Have.
5. Belajar
Bukan Menyalahkan (Blame Excuses Justify).
6. "Alam
Semesta Itu Berlimpah, Tidak Ada Kekurangan, Kecuali Di Dalam Pikiran Kita
Sendiri.
7. Mereka Yang
Memberi, Pasti Menerima.
8. Win - Win.
9. Selalu Open
Mind Atau Terbuka.
10. Kata-Kata
Berkuasa.
11. Anda Adalah
Kekayaan Anda.
12. Kekayaan
Adalah Kebebasan.
13. Segala
Sesuatu Dimulai Dari Impian (Dreams).
14. Kejelasan
Adalah Kekuasaan, Kejelasan Adalah Kekuatan.
15. Pilih Yang Menghasilkan
Baru Pilih Yang Anda Sukai,BaruPilih Yang Mudah.
16. Imajinasi
Lebih Unggul Dari Kemauan.
17. Pertanyaan
Yang Benar Menghasilkan Jawaban Yang Benar.
18. Apapun Yang
Terjadi Tidak Ada Artinya Sampai Kita Sendiri Yang Memberi Arti.
19. Harmonis
Antara Keinginan, Keyakinan, Dan Cara Kerja.
20. Toughts
Become Things.
21. Ketuklah
Maka Pintu Akan Dibukakan.
22. Berbagi
Artinya Memiliki Lebih.
23. Tidak Nyaman
Berarti Kita Sedang Tumbuh.
24. Milyarder
Yang Mencerahkan Mempunyai Prinsip
Bahwa Dia Harus Terus Belajar Dan Berkontribusi
Untuk Bangsa Dan Negara Dan Untuk Alam Semesta.
Prinsip ke 1:
Orang Kaya Yang
Mencerahkan Selalu Membuat Nilai Tambah.
Apa maksudnya Nilai Tambah? Maksudnya
begini:
Ketika anda hidup, hidup adalah nilai
tambah. ketika semua orang hidup, hidup adalah nilai standard. Demikian juga
ketika kita jujur, jujur adalah nilai tambah. Tetapi ketika semua orang jujur,
jujur adalah nilai standard. Dalam hidup kita harus mempunyai nilai tambah
dibanding orang lain. Kita harus membuat nilai
tambah dari sesuatu hal yang tidak ada
menjadi ada.Apapun di dalam hidup ini, kita harus membuat nilai tambah. Dan
ketika ada nilai tambah, kita akan jadi kaya. Seperti definisi uang itu
sendiri, uang adalah alat tukar nilai tambah. Ketika kita mau dapatkan uang
yang banyak, kita harus selalu tanya: “Apa Nilai Tambah Kita?”. Ketika kita
berhasil membuat nilai tambah yang lebih banyak dari orang lain, maka uang akan
mengejar kita.
Prinsip ke 2:
Faktor Kali.
Yang dimaksud faktor kali adalah
sesuatu hal yang sekali kita sentuh akan berefek multiplier. Entah itu yayasan,
entah itu orang, entah itu perusahaan, entah itu negara, entah itu teknologi,
entah itu mass media yang sekali kita sentuh,akan membuat nilai tambah kita
mendadak membuat efek Multiplier kepada banyak orang sekaligus seketika. Contoh
orang yang kaya, Ia mempunyai nilai tambah dan Ia menggunakan faktor kali.
Orang biasa mempunyai nilai tambah, tapi ia lupa faktor kali. Contohnya ada
orang yang mempunyai bengkel, Ia membuat bengkelnya sedemikian bagusnya:
servisnya bagus, cepat, bersih, dan murah. Itu adalah nilai tambah yang luar
biasa, akibatnya bengkelnya ramai. Tapi ia lupa faktor kali, ketika begitu
banyak pelanggan datang, ia tidak bisa tangani dengan baik karena ia mempunyai
kapasitas tertentu.
Prinsip ke 3:
Peluang Ada Di Mana--‐Mana.
Apapun yg kita lihat
sebetulnya sudah menghasilkan uang bagi seseorang yang lain ataupun bisa
menghasilkan bagi orang lain ataupun bagi kita. Contohnya: Apa yang kita lihat
sekarang?
Kalau misalkan kita lihat
ada wallpaper, sudah pasti ada orang yang mendapatkan uang karena wallpaper
ini. Kemudian kita melihat lantai, lantai juga menghasilkan uang untuk orang
yang membuat lantai dan memasang lantainya. Kita lihat rambutnya, rambut juga
sama. Rambut menghasilkan uang untuk orang yang jualan shampo, untuk
salonnya.Nah, kita harus selalu sadar bahwa apapun yang kita lihat bisa
menghasilkan uang: Peluang ada dimana2.
Prinsip
Ke 4:
Be,
Do, Have
Be→Menjadi Do→Melakukan Have→Mempunyai
Prinsip ini telah terbukti
sukses dan digunakan oleh orang-orang kaya di dunia. Banyak sekali orang yang
langsung ingin kaya, ingin langsung Have, langsung mempunyai. Percaya tidak,
kalau seseorang tidak Menjadi (Be) dulu dan Melakukan (Do)
dahulu untuk Menjadi Kaya (Have), dan
tiba-tiba langsung
kaya, maka dia akan tetap miskin. Kalau dia secara mental, mindset, tingkah
lakunya, habitnya, atau Do nya adalah orang miskin walaupun sekarang
kaya, maka dia akan tetap miskin juga. Contoh: Mike Tyson, seumur hidupnya dia
membuat uang sekitar 300 Juta USD,
tepatnya 312 Juta
USD atau 3,000 milyar rupiah. Ternyata baru umur 40 tahun, Mike Tyson sudah
menyatakan bangkrut dan masih utang 35 Juta US atau 350 Milyar Rupiah. Dia bisa
Have, tapi kalau Do-nya atau actionnya atau habitnya masih
habitnya orang miskin, dan Be-nya, dalam arti mindsetnya/ pola pikirnya:
dia tidak menjadi orang kaya dulu dan kebiasaannya adalah masih kebiasaan orang
miskin, maka dia akan jadi miskin.
Prinsip ke 5:
Belajar Bukan Menyalahkan
(BEJ /Blame Excusess Justify).
BEJ adalah singkatan
dari: “B” dari Blame menyalahkan Orang Lain; “E” dari Excusesss
beralasan; “J” dari Justify Menghakimi/Membenarkan Orang-orang yang
miskin, ketika terjadi sesuatu hal di dalam hidupnya dia, dia sibuk BEJ.
Prinsip ke 6:
"Alam Semesta Itu
Berlimpah, Tidak Ada Kekurangan, Kecuali Di Dalam Pikiran Kita Sendiri.
Alam semesta
begitu berlimpahnya,
begitu luar biasanya. Laut begitu banyak ikannya, hutan-hutan, matahari
berlimpah, tidak ada kekurangan kecuali dalam pikiran kita sendiri.
Prinsip ke 7:
Mereka Yang Memberi,
Pasti Menerima.
Semakin banyak kita
memberi nilai tambah, kita akan
semakin banyak
menerima uang. Semakin kita banyak memberi nilai tambah kepada banyak orang
sekaligus yaitu dengan menggunakan factor kali, maka kita akan mendapatkan uang
lebih banyak dengan lebih cepat.
Prinsip ke 8:
Win -Win
Win-Win ada 2 macam.
Yang pertama adalah Win (tangannya menunjuk ke diri sendiri),
kemudian baru Win (tangannya menunjuk ke orang lain).
Cukup bagus, tapi ada yang lebih bagus yaitu yang
kedua: Win (tangannya menunjuk ke orang lain lebih dahulu), baru Win
(tangannya menunjuk ke diri sendiri).
Prinsip ke 9:
Selalu Open Mind
atau Terbuka.
Prinsip ke 9 ini
kita harus selalu terbuka terhadap peluang-peluang dan ide-ide.
Prinsip Ke 10:
Kata --‐Kata Berkuasa.
Maksudnya adalah bila kita menggunakan
kata - kata yang positif, tanpa sadar hati kita menjadi positif juga dan emosi
kita menjadi lebih baik dan kita mengambil Take Action jadi yang lebih baik. Dibandingkan jika kita
menggunakan kata - kata yang negatif, kata - kata yang tidak mungkin, kata-kata
yang negatif akan sangat-sangat menurunkan semangat kita.
Prinsip ke 11:
Anda adalah kekayaan
Anda.
Positif kita, senyum
manis kita, cara bergaul kita, itu sebetulnya adalah asset dan kekayaan kita.
Sedangkan kewajiban kita yang menarik semua kekayaan kita termasuk kemarahan,
kebencian, kedengkian, kecemburuan, kata - kata yang negatif itu pikiran
negatif sangat-sangat mengurangi kekayaan kita. Jadi mulai hari ini saran saya:
kembangkan aset yang ada dalam diri kita sendiri yaitu berpikiran kita yang
positif, berpikiran kita yang sangat - sangatlah kreatif, mental kita yang
sangat -sangatlah bagus, kondisi kesehatan kita, teman - teman kita, bergaul
kita,
sikap - sikap kita,
yang akhirnya benar - benar membuat kita menjadi kaya, dalam dunia materi,
serta spiritual, mental dan kesehatan.
Prinsip ke 12:
Kekayaan adalah
kebebasan.
Dengan kita kaya
kita bisa berobat kepada dokter yang lebih baik. Dengan kita kaya kita bisa
beramal lebih banyak, dengan kita kaya kita bisa memilih makanan yang lebih
baik
sehingga kita
menjadi lebih sehat. Dengan kekayaan kita bisa memilih dokter yang lebih baik
sehingga kita bisa lebih panjang umur. Tanpa mengingkari bahwa takdir Tuhan,
tapi dalam hal ini manusia diperkenankan untuk berusaha dan untuk berusaha
apabila kita kaya, kita berusaha lebih baik.
Prinsip ke 13:
Segala Sesuatu Dimulai
dari Impian (Dreams).
Dulu orang tidak bisa
terbang, sekarang ada pesawat terbang. Dulu TV setebal 1 meter sekarang TV
tebal nya 10 cm besok TV bisa digulung bahkan besok TV dalam bentuk ballpoin
yang bisa 3 dimensi yang begitu indahnya. Nah semua ini awalnya dari impian.
Prinsip Ke 14:
Kejelasan Adalah
Kekuasaan, Kejelasan Adalah Kekuatan.
Semakin jelas impian
kita, semakin kita bisa berpikir dan kita merasakan.
Prinsip Ke 15:
Pilih Yang Menghasilkan,
Lalu Pilih Yang Anda Sukai,Dan Akhirnya Pilih Yang Mudah.
Cari yang Anda suka,
tapi menghasilkan, menghasilkan suka. Kemudian dari yang menghasilkan dan Anda
suka, baru pilih mana yang mudah dicapai.
Prinsip ke 16:
Imajinasi Lebih Unggul
Dari Kemauan.
imajinasi lebih
unggul dari kemauan, maka mari kita bayangkan skenario yang terbaik, film -
film yang terbaik, proyeksikan hasil - hasil yang sebaik mungkin. Dengan
imajinasi seperti itu kita menjadi lebih bersemangat.
Prinsip ke 17:
Pertanyaan Yang Benar
Menghasilkan Jawaban Yang
Benar.
Kenapa orang takut
dan mempunyai imajinasi yang salah? Sering kali karena mereka bertanya dengan
cara yang salah, akibatnya imajinasi yang salah keluar.
Nah supaya imajinasi
kita benar, bertanyalah dengan benar.
Pertanyaan yang
benar menghasilkan jawaban yang benar.
Prinsip ke 18:
Apapun Yang Terjadi Di
Dunia Ini, Tidak Ada Artinya Sampai Kita Yang Memberi Arti.
Apapun yang terjadi
didunia ini, tidak ada artinya sampai kita yang memberi arti. Jadi pastikan,
entah kegagalan kita, ataupun ceritanya, cerita- cerita jelek ini yang terjadi,
atau suatu hal yang tidak baik, yang pasti selalu ada dalam hal hidup ini,
kejadian - kejadian yang kita tidak inginkan.
Pastikan kita
memberi arti terhadap kejadian tadi sehingga kita besok menjadi lebih baik
karena kejadian hal itu.
Prinsip ke 19:
Harmoniskan 3 Hal Ini
Antara Keinginan, Keyakinan Dan Cara Kerja.
Untuk menjadi
milyarder mencerahkan, kita perlu harmonis antara keinginan, keyakinan dan cara
kerja.
Prinsip Ke 20:
Otak Kita Bagaikan
Magnet: "Toughts Become Things”
“What we think
become things, Talk become takes".
Rahasia yang paling
dahsyat di dalam alam semesta ini, dari seluruh ahli - ahli yang luar biasa
kaya, sukses dan terkenal didunia - dunia ini adalah satu saja yaitu Rahasia
Pikiran: Pikiran menjadi benda. Kalo tidak percaya, coba lihat sekitar kita:
Apapun yang buatan manusia, atau yang ada sentuhan manusia. Entah hotel yang
besar, pabrik, alat komunikasi,
alat transportasi.
Yang tadi awalnya ada di dalam pikiran manusia, akhirnya menjadi benda. Apapun
yang kita pikirkan, apapun yang memenuhi dalam pikiran kita, akan Menjadi. Kalo
kita berpikir sesuatu hal yang indah maka terjadilah keindahan tadi. Kita
berpikir kekayaan kita akan
mendapat kekayaan
tadi.
Prinsip Ke 21:
Ketuklah Maka Pintu Akan
Dibukakan.
ketika kita dalam
titik kritis dan selalu di dalam titik kritis, alam semesta akan selalu
mendukung Anda untuk mencapai perubahan yang Anda inginkan.
Prinsip ke 22:
Berbagi Artinya Memiliki
Lebih.
Banyak orang - orang
mempunyai prinsip: "ketika saya kaya saya akan berbagi". Tapi
Milyader yang mencerahkan mempunyai prinsip yang terbalik yaitu "ketika
dia mulai memberi, maka dia akan jadi lebih".
Prinsip Dasar Ke 23:
Tidak Nyaman Berarti Kita
Sedang Tumbuh.
Ketidak nyamanan itu adalah awal dari
kita tumbuh menjadi lebih baik. Ketika
kita keluar dari zona nyaman dan menuju kesebelas, duabelas dengan sekuat
tenaga, yang terjadi adalah ototnya bertambah besar.
Nah
ketika kita mengalami satu tantangan di dalam hidup ini selalu pegang prinsip
ini: Ketika saya merasa tidak nyaman berarti saya akan lebih baik karena hal
ini. Tidak Nyaman Berarti Tumbuh.
Prinsip Ke 24:
Milyarder Yang
Mencerahkan Mempunyai Prinsip Bahwa Dia Harus Terus Belajar Dan Berkontribusi
Untuk Bangsa Dan Negara Dan Untuk Alam Semesta.
kalo kita terus mau
belajar dan kita waspada dan terbuka pikirannya (bedanya dengan OPEN MIND adalah
kita hanya menyaksikan) dan Oke ternyata ada 2 peluang. Dan setelah ada peluang
kita harus belajar untuk menangkap peluang tadi.
Prinsipnya begini:
Kita akan menjadi lebih baik ketika kita belajar dari yang terbaik. Curahkan
waktu kita 80 % untuk belajar dari orang-orang yang lebih baik atau yang
terbaik dibidang yang kita ingin sukses dan 20% belajar dibidang apapun
termasuk bidang yang kita tidak suka termasuk
belajar pada
orang-orang yang tidak berhasil.
Daftar
Pustaka
Tung
Desem Waringin,2010, 24 Prinsip Miliarder Yang Mencerahkan, Prinsip-Prinsip
Yang Mengubah Anda Dari Posisi Sekarang Menuju Posisi Yang Anda inginkan Dengan Lebih Cepat Dan Lebih Dahsyat.
Trisula Groups Entrepreneur (tiger),
CATATAN.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
TENTANG PENULIS
Rio mukit, lahir di air rami, 29 juli 1998. Penulis menyelesaikan
pendidikan SMA di SMAN 08 Mukomuko. Saat ini penulis tengah melanjutkan
pendidikannya di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tekhnik (STIT) TRISULA Bengkulu.
Karya yang pernah di terbitkan ialah buku yang berjudul “Pengorbanan Merah
Muda”.
Komentar
Posting Komentar